ciptawarta.com – Paus Fransiskus, Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik, mengungkapkan desakan untuk dilakukannya penyelidikan terhadap dugaan genosida oleh Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza. Desakan tersebut disampaikan pada hari Minggu dalam persiapan peluncuran buku baru menjelang tahun yubileum paus.
Ini merupakan kali pertama Paus Fransiskus secara terbuka meminta penyelidikan atas dugaan genosida oleh Israel di Jalur Gaza. Pada bulan September, ia juga menyebut serangan Israel di Gaza dan Lebanon sebagai tindakan yang tidak bermoral dan tidak proporsional.
Buku baru yang akan dirilis pada hari Selasa, berjudul “Harapan tidak pernah mengecewakan. Peziarah menuju dunia yang lebih baik”, ditulis oleh Hernán Reyes Alcaide berdasarkan wawancara dengan Paus Fransiskus.
Peringatan yubileum Fransiskus yang berlangsung selama setahun ini diperkirakan akan menarik lebih dari 30 juta peziarah ke Roma untuk merayakan Tahun Suci.
“Menurut beberapa pakar, apa yang terjadi di Gaza memiliki ciri-ciri genosida,” ujar Paus Fransiskus seperti dilansir oleh harian Italia, La Stampa, pada Senin (18/11/2024).
“Kita harus melakukan penyelidikan yang teliti untuk menentukan apakah hal ini sesuai dengan definisi teknis yang dirumuskan oleh para pakar hukum dan badan-badan internasional,” tambahnya.
Tahun lalu, Fransiskus bertemu dengan kerabat sandera Israel dan warga Palestina yang hidup di tengah perang dan menyebabkan kontroversi dengan menggunakan istilah “terorisme” dan “genosida”. Hal ini jarang dilakukan oleh para diplomat Vatikan.










