ciptawarta.com – Microsoft mengumumkan bahwa produksi Surface Studio 2 Plus, komputer all-in-one pertama yang diluncurkan sekitar dua tahun lalu, akan dihentikan. Keputusan ini membuat perangkat tersebut tidak lagi diproduksi dan hanya tersedia stok yang tersisa di pasaran.
Juru bicara dari Microsoft mengonfirmasi bahwa Surface Studio 2 Plus tidak akan tersedia untuk pembelian baru di wilayah yang stoknya telah habis. Namun, pelanggan masih bisa membeli perangkat ini melalui pengecer dan mitra yang masih memiliki stok.
Keputusan ini semakin memperkuat spekulasi bahwa Microsoft berencana untuk menghentikan seluruh lini Surface Studio. Hingga saat ini, belum ada pengumuman mengenai penerus model ini, yang membuat publik menduga bahwa perangkat tersebut tidak akan memiliki pengganti.
Tindakan ini juga sejalan dengan langkah Microsoft sejak tahun lalu, di mana perusahaan telah menghentikan produksi beberapa perangkat lain seperti Surface Duo 3 dan Surface Earbuds 2 tanpa menyiapkan penerusnya. Hal ini menunjukkan bahwa Microsoft sedang memangkas lini perangkat Surface-nya.
Meski demikian, Microsoft tetap akan mempertahankan perangkat Surface lainnya seperti Surface Pro 10 dan Surface Laptop 6 yang diluncurkan pada awal tahun ini. Kedua perangkat ini dirancang khusus untuk kebutuhan bisnis dan didukung oleh fitur Copilot Plus.
Perusahaan juga diperkirakan akan merilis penerus Surface Pro 11 dan Surface Laptop 7 pada tahun depan, yang akan menggunakan varian Lunar Lake. Kedua perangkat ini diprediksi akan diluncurkan pada awal tahun 2025.












