News  

Titik Bahaya dan Macet di Jalur Mudik Riau, Dirlantas Imbau Pengendara Waspada

Pemetaan Titik Rawan Kecelakaan dan Kemacetan di Jalur Mudik Lebaran

Aparat kepolisian dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas dan kemacetan di beberapa jalur utama yang digunakan selama masa mudik Lebaran Idul Fitri. Titik-titik tersebut tersebar di berbagai jalur, termasuk jalur lintas barat, timur, tengah hingga jalur menuju perbatasan Sumatera Utara.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menjelaskan bahwa pemetaan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan saat masa mudik dan arus balik. “Beberapa titik rawan sudah kami identifikasi, baik yang berpotensi menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas. Karena itu kami menyiapkan langkah-langkah pengamanan serta rekayasa lalu lintas di jalur-jalur tersebut,” ujar Jeki.

Jalur Lintas Barat

Di jalur lintas barat Pekanbaru menuju Sumatera Barat yang melintasi wilayah Kabupaten Kampar, terdapat sejumlah titik rawan kecelakaan. Di antaranya adalah:

  • KM 82/83 Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar
  • KM 98 Desa Tanjung Alai Kecamatan XIII Koto Kampar
  • KM 17 Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang
  • KM 29 Sei Pinang Kecamatan Tambang

Selain rawan kecelakaan, jalur ini juga berpotensi terjadi kemacetan di sejumlah kawasan pasar seperti Pasar Kuok, Pasar Danau Bingkuang, dan Pasar Kampar.

Jalur Lintas Timur

Sementara itu, di jalur lintas timur Pekanbaru menuju Jambi yang melewati Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir, polisi juga mengidentifikasi sejumlah titik rawan. Beberapa di antaranya berada di:

  • KM 27 Desa Simpang Beringin
  • KM 44 Desa Kiyap Jaya
  • KM 68-69 Pangkalan Kerinci
  • KM 82 Desa Kemang
  • KM 120 Desa Pesaguan

Titik lain yang perlu diwaspadai berada di Jalan Lintas Timur KM 17 Desa Redang Seko, Kabupaten Indragiri Hulu, serta KM 278 Dusun Masad Desa Keritang di Kabupaten Indragiri Hilir.

Jalur Lintas Tengah

Untuk jalur lintas tengah Pekanbaru menuju Kuantan Singingi hingga Sumatera Barat, potensi kemacetan diperkirakan terjadi di kawasan Pasar Benai Kecamatan Benai serta di KM 195 Jalan Pasar Lubuk Jambi. Selain itu, terdapat titik rawan kecelakaan di KM 131 Muara Lembu, Kecamatan Singingi.

Jalur Menuju Sumatera Utara

Pada jalur Pekanbaru menuju Sumatera Utara melalui Kabupaten Rokan Hilir, beberapa titik rawan kemacetan berada di Pajak Lama Bagan Batu, Jalan rusak KM 18 Balam, Jalan rusak KM 6 Balam, serta kawasan Pasar Tumpah Ujung Tanjung.

Selain kemacetan, polisi juga mencatat sejumlah titik rawan kecelakaan di jalur tersebut seperti:

  • KM 31 Kecamatan Balai Jaya
  • KM 21 Balam Desa Bangko Sempurna
  • KM 6 Balam Desa Bangko Permata
  • Simpang Batang Desa Rantau Bais Kecamatan Tanah Putih

Langkah Pengamanan yang Dilakukan

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan. Di antaranya meningkatkan patroli di lokasi rawan, pemasangan rambu dan spanduk imbauan, serta menyiapkan jalur alternatif di titik yang berpotensi macet.

“Kami juga menyiapkan pos pengamanan dan pos pelayanan di jalur-jalur mudik, termasuk menyediakan tempat istirahat bagi pengendara yang kelelahan. Tujuannya agar perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran tetap aman dan lancar,” sebutnya.

Jeki mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, mematuhi aturan lalu lintas serta tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi lelah.

“Jika merasa mengantuk atau lelah, silakan beristirahat di pos yang telah disediakan. Keselamatan adalah yang utama selama perjalanan mudik,” imbau Jeki.

Upaya Antisipasi di Dalam Kota Pekanbaru

Khusus untuk di dalam Kota Pekanbaru, pihaknya juga telah melakukan upaya antisipasi dengan mendirikan pos pantau. “Ada dua pos pantau di Pekanbaru yang didirikan untuk antisipasi kepadatan arus kendaraan dalam kota. Di antaranya di Simpang Tabek Gadang Panam untuk antisipasi kepadatan arus arah ke Sumatera Barat, dan di Simpang Mal SKA untuk antisipasi kemacetan kendaraan masyarakat yang memilih berlibur ke pusat perbelanjaan,” pungkasnya.






Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *