Hukum  

Kompolnas Desak Saksi Kunci Utama Kasus Pembunuhan FA Dapat Perlindungan dari LPSK

Kompolnas Desak Saksi Kunci Pokok Utama Kasus Pembunuhan FA Dapat Perlindungan  dari LPSK

Ciptawarta.com JAKARTA – Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Irjen Pol (Purn) Arief Wicaksono memohonkan agar saksi kunci di tindakan hukum pembunuhan juga pemerkosaan FA yang dimaksud diduga oleh AN, anak bos Prodia mendapatkan pemeliharaan dari Lembaga Perlindungan Saksi lalu Korban (LPSK).

“Ini kan ada saksi sebab AP ini masih ada (masih hidup), itu saksi kunci, jadi supaya bisa saja dilindungi,” kata Arief di acara Rakyat Bersuara iNews TV Selasa (4/2/2025).

Diketahui, AP kemudian FA merupakan ABG yang dimaksud diduga ‘Open BO’ dengan dituduh Arif Nugroho (AN) lalu Muhammad Bayu Hartanto (MBH).

Keduanya bertemu dengan Arief kemudian Bayu yang mana pada saat ini ditetapkan sebagai terperiksa pada 22 April 2024 di area sebuah hotel di area kawasan Senopati, Kebayoran Baru, Ibukota Indonesia Selatan (Jaksel).

Pada di malam hari kejadian, AP serta FA dicekoki inex dan juga air sabu, kemudian diperkosa. Atas insiden itu, FA pun menghembuskan napas terakhir dikarenakan diduga overdosis.

Menarik kronologi kejadian tewasnya FA, Arief mengungkapkan bahwa tindakan hukum pembunuhan yang disebutkan bisa saja mengalami perkembangan menjadi persoalan hukum pemberian narkotika, yang dimaksud mengakibatkan orang lain meninggal dunia.

Arief mengatakan, harus ada autopsi terhadap jenazah FA, untuk mengetahui pemicu kematian anak di dalam bawah umur tersebut, apakah lantaran narkoba atau hal lain.

“Autopsi itu akan menunjukkan FA ini almarhum ini meninggal itu sebabnya apa, kalau narkoba harus sesuai yang tersebut disampaikan tadi, paling tak kena 116 tuh Undang-undang 35 tahun 2009,” katanya.

Untuk itu, kata Arief, AP harus mendapatkan perlindungan, akibat ia bersama-sama dengan FA pada di malam hari kejadian, dan juga mengetahui perkembangan yang mana sesungguhnya.

“AP ini sebaiknya diberikan perlindungan, sebab ia saksi kunci, jadi pertama hasil autopsi tadi sebab kematian FA, kedua keterangan saksi yang sama-sama identik dalam di satu kejadian,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *