Informasi Terpercaya dan Terkini
Hukum, News  

Elon Musk Diancam, 20 Pengawal Siap Melindunginya

"20 Pengawal Siap Melindungi Elon Musk dari Ancaman yang Mengintai"

ciptawarta.com – JAKARTA – Bos Tesla, Elon Musk, memiliki tim keamanan khusus bernama Voyager yang terdiri dari 20 penjaga keamanan dan seorang tenaga medis. Pembiayaan keamanan Musk meningkat seiring dengan bertambahnya ancaman dan statusnya yang semakin tinggi. Sebagai orang terkaya di dunia, langkah-langkah keamanan yang ketat seperti ini dianggap wajar. Tak ayal, Musk selalu didampingi oleh personel keamanan, beberapa di antaranya bersenjata.

Investigasi terhadap layanan perlindungan CEO Tesla oleh ciptawarta.com mengungkapkan bahwa Elon Musk tidak pernah lepas dari pengawalan Voyager. Padahal sebelumnya Musk terbiasa pergi sendirian. Namun, pada tahun 2024, ia meningkatkan staf keamanannya untuk menjalankan tugasnya, menilai ancaman, dan meneliti orang-orang yang dianggap sebagai ancaman.

Pada bulan Juni 2024, Musk juga berbicara tentang masalah keamanan atau ancaman yang ditujukan kepadanya, di mana ia mengungkapkan bahwa “dua maniak pembunuh” telah mengancam akan membunuhnya dalam beberapa bulan terakhir. Pada tahun 2022, Musk membeli rumah baru setelah alamat lamanya diketahui publik. Ia juga telah berupaya menutup akun yang melacak jet pribadinya beberapa kali. Manajemen Tesla mengungkapkan bahwa perusahaan keamanan Elon Musk menagih perusahaan tersebut sebesar 2,4 juta dollar AS atau Rp37 miliar pada tahun 2023 dan 500 ribu dollar AS hingga Februari 2024.

Melihat tarif yang dikenakan, tim keamanan Elon Musk mungkin bekerja 24 jam dan bahkan mengikuti Musk ke kamar mandi. Ayah sang miliarder mengaku takut akan keselamatan putranya dan mengungkapkan bahwa ada sekitar 100 penjaga keamanan yang selalu mengawalnya. Tidak hanya itu, ayah Elon Musk juga mengatakan bahwa miliarder itu telah meningkatkan keamanan untuk rumahnya di Afrika Selatan dengan sistem kamera, pagar berlistrik, dan pengawasan terus-menerus oleh penjaga.

Selain itu, Tesla juga memperketat keamanan setelah mantan kepala keuangannya, Zachary Kirkhorn, menerima ancaman pembunuhan yang menuntut 300 ribu dollar AS dalam bentuk bitcoin melalui email. Setidaknya lima panggilan darurat lainnya juga dilaporkan dilakukan antara tahun 2022 dan 2023 dari kantor pusat Tesla, yang dikategorikan oleh penegak hukum sebagai “ancaman teroris”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *